Lomba Inovasi Karya Kreatif, SMANTI Ikutkan Hasil Karya Terbaik
SMA Nenegi 3 Bengkulu Selatan mengutus tiga tim ikut perlombaan Inovasi Karya Kreatif Tingkat SMA/SMK dan MA se Bengkulu Selatan tahun 2023, yang digelar Badan Perencanaan Daerah dan Penelitan Pengembangan (Bappeda Litbang) Bengkulu Selatan bertempat di Gedung Pola Bapedda, Senin (25/9).
Masing-masing tim membawa satu hasil karya inovasi kreatif. Tim satu beranggotakan tiga orang yakni Nadien Octaviani kelas XII 2, Muhammad Al Ghazali X 1, dan Yusuf Muttaqien X2, dengan judul dan karya inovasi “Pemanfaatan Ulat Sagu (mbatagh) menjadi makanan tinggi protein), dari 4 ekor ulat sagu setara dengan protein satu buah telur ayam kampung.
Tim kedua beranggotakan Destisa Akhiria kelas X 1, Fitri Aulia Saputri kelas X 4, dan Dania Gresilda Arini kelas X 4, dengan judul karya berupa “Minuman Sehat Kekinian Berbahan Dasar Sereh (Seghai) untuk memperlancar aliran darah perempuan saat PMS” bentuk sajianya berupa boba.
Tim terakhir atau ketiga beranggotakan Tetap dan Ola Pratama kelas XII1, Ifanna kelas XII 1 dan Reno Efriansah kelas XI 1 dengan judul karya “Pemanfaatan Limbah Herbal Sebagai Pestisidan (pembasmi serangga ditanaman) dan pupuk kompas” adapun bahan yang dipakai adalah limbah bumbu masak, seperti jahe, daun bawang, lengkuas dan jenis bumbu masak lainya.
Salah seorang ketua tim Nadien Octaviani menjelaskan, dalam perlombaan masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk mempresentsaikan hasil produk inovasi karya kreatif kepada dewan juri. Telah disiapkan stan-stan untuk masing-masing kelompok atau tim.
“Hasil karya yang telah dibuat merupakan bahan yang mudah dicari serta memiliki nilai manfaat, semoga saja mendapatkan penilaian yang bagus. Untuk pengumuman informasinya seminggu lagi,” kata Nadien.
Guru Pembina sekaligus pendamping Erlin Susanti S.Pd bersama Yudi Sudarso mengatakan, siswa yang diutus pada perlombaan ini adalah kolaborasi dari siswa kelas X, XI dan XII dengan tujuan regenersi sekaligus memberikan pengalaman, sedangkan untuk karya inovasi murni pemikiran mereka.
Sebagai guru hanya memberikan pendampingan dan pengarahan. “Motivasi mereka sangat tinggi untuk menjadi yang terbaik, dari mulai proses pencarian judul karya, pembuatan prodak hingga pada saat persentasi diperlombaan. Semoga membuahkan hasi memuaskan,”kata Erlin. (donna/prw) https://radarselatan.bacakoran.co/lomba-inovasi-karya-kreatif-smanti-ikutkan-hasil-karya-terbaik/